Tentang bahasa hati

Tentang bahasa hati, ketahuilah bahwa hati itu lebih dulu berbicara sebelum mulut, ungkapan hati itu bisa diketahui oleh orang-orang yang berhati bersih. jadi berhati-hatilah dengan maksud hati. Untungnya orang-orang yang bisa dengan mudah mengetahui getaran hati itu lebih banyak diam meskipun tahu, hanya sesekali memberi tahu untuk tujuan sesuatu. jadi tetap terjagalah rahasia hati.

 

Didalam diri manusia itu ada segumpal daging yang bernama hati, jika ia baik maka baiklah manusia itu, dengan hati yang bersih akan mudah berinteraksi dengan orang lain karena tidak terpancar rasa was-was didalamnya, hawanya tenang. itu merupakan modal besar dalam menjalani kehidupan dengan baik.

Orang-orang yang baik hati akan merasa tidak cocok, eneg, atau kurang suka terhadap orang yang berhati kotor meskipun ia bukanlah orang yang sudah dikenal sebelumnya. jadi jagalah hati, bersihkan ia dengan memperbanyak ibadah agar kembali bersih bersinar.

hati putih

hati putih

Kebersihan hati itu juga terpancar dari raut wajah, orang-orang berhati bersih akan terlihat tenang seakan wajahnya memancarkan sinar berkilauan, sedangkan orang-orang berhati kotor itu raut wajahnya seakan banyak beban, bagaikan langit yang sedang mendung. sebagian besar orang yang berhati bersih akan lebih mudah tahu mana orang baik dan mana yang jahat meskipun baru pertama kali bertemu.

 

Kebersihan hati itu tidak peduli apakah orang tersebut kaya atau miskin, orang2 yang berpedoman pada materi akan mengukur kebahagiaan seseorang dengan banyaknya harta dan tingginya kedudukan, namun seringkali ia terkecoh karena yang kaya belum tentu bahagia, sedangkan yang miskin juga belum tentu menderita. orang-orang yang berhati bersih akan dengan mudah menangkap getaran hatinya serta menangkap pancaran wajahnya sehingga ia lebih tahu mana orang-orang yang sebenarnya bahagia atau menderita.

 

Demikian sedikit gambaran tentang bahasa hati, semoga kita tergolong sebagai orang-orang yang berhati suci, jika merasa hatinya masih kotor maka segera rontokan hati itu dengan memperbanyak ibadah. misalnya dengan sholat maka kita bisa mencegah perbuatan keji dan munkar, dengan puasa maka kita bisa menempa diri agar menjadi pribadi yang lebih bertaqwa, atau dengan zakat serta sedekah maka kepekaan sosial kita bisa terasah lebih tajam.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.