Menyikapi orang yang memusuhimu

Sahabatku, kali kali ini kuberikan sedikit tips mengenai cara menyikapi orang yang memusuhimu, jika nasehat ini baik maka silahkan dijalankan, namun jika ini tidak baik maka boleh diabaikan saja, beginilah sepatah dua patah kata yang bisa saya sampaikan semoga berguna.

 

Ketika engkau mampu melihat baik atau jahatnya seseorang meskipun dalam diam sekalipun, saat itu engkau diuji untuk tetap bersabar atau menahan marah sehingga tetap bisa bersikap normal seakan dalam ketidak tahuan. tetaplah diam untuk menjaga rahasia itu meskipun mulutmu sangat ingin berteriak bagikan gunung berapi yang hendak memuntahkan lahar panas.

Engkau harus berjuang meyakinkan hatimu bahwa setiap orang yang dipertemukan dihadapanmu merupakan bagian dari takdir yang harus engkau jalani saat itu, ingatlah kembali bahwa Allah tidak selalu memberikan keinginanmu, tapi Allah selalu memberi apa yang menjadi kebutuhanmu, bisa jadi saat itu engkau dipertemukan dengan orang jahat yang memusuhimu, karena dengan adanya musuh itu maka ketaqwaanmu justru akan semakin meningkat, mungkin juga musuh itu merupakan penguji spiritualmu sehingga derajatmu akan naik lebih tinggi jika engkau lancar dalam menjalani. ketahuilah bahwa musuh yang menjadi penyebab dirimu semakin mendekat kepada Allah itu jauh lebih baik daripada kawan yang justru menjauhkanmu kepada Allah.

damai

damai

Hati-hati agar tidak menggerutu atau uring-uringan menyalahkan orang yang memusuhimu, karena balasan bagi orang yang menjelek-jelekan orang lain yaitu akan mengambil alih dosa dari orang yang dijelek-jelekan, jika itu masih belum cukup untuk menebus, maka pahala yang engkau dapat dengan bersusah payah bisa diambil alih oleh orang yang dijelek-jelekan, itu bisa menjadi kerugian besar pada saat hari pembalasan setelah kematianmu ketika seluruh amal baik maupun buruk dihitung dengan detail. biarlah Allah yang membalas kejahatan orang yang memusuhimu dengan adil dengan caranya yang mungkin saja tidak pernah engkau sangka sebelumnya, jika tidak di balas di dunia, maka pasti dibalas di akherat. sedangkan dirimu berfokuslah agar tetap menjadi orang baik, kalaupun tidak bisa bersikap baik, maka berusahalah untuk diam sambil tetap berusaha menjaga keselamatanmu, janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, karena jika begitu maka engkau sama saja dengan golongan orang yang memusuhimu, api janganlah dilawan dengan api, tapi tetaplah tenang bagai air yang mampu memadamkan kobaran api.

 

Tetaplah berkarya bagaikan pohon yang tetap berbuah lebat meskipun daunya digerogoti oleh ulat dan batangnya diterpa angin kencang, perbanyak zikir dan ibadahmu dalam kesunyian bagaikan pohon yang memperbanyak serta memperkuat akarnya yang tersembunyi didalam tanah, demikian nasehatku semoga kita selamat dalam meniti jalan lurus sampai akhir hayatmu, semoga hidup bahagia di dunia dan akherat.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.