Ketentuan Penggunaan Mandiri Online

Ada juga Ketentuan Penggunaan Mandiri Online setelah sebelumnya kita baca beberapa syaratnya. ini juga tidak kalah penting untuk dibaca dan dipahami sebelum menggunakan mandiri online.

 

Ketentuan Penggunaan Mandiri Online

  1. Nasabah Pengguna dapat menggunakan layanan Mandiri Online untuk melakukan transaksi finansial dan non finansial yang telah ditentukan oleh Bank.
  2. Apabila dalam jangka waktu tertentu nasabah tidak melakukan transaksi di Mandiri Online, maka aplikasi atau web akan logout secara otomatis dan kembali ke halaman login.
  3. Untuk setiap pelaksanaan transaksi:
    -> Nasabah Pengguna wajib memastikan ketepatan dan kelengkapan perintah transaksi (termasuk memastikan bahwa semua data yang diperlukan untuk transaksi telah diisi secara lengkap dan benar). Bank Mandiri tidak bertanggung jawab terhadap segala dampak apapun yang mungkin timbul yang diakibatkan kelalaian, ketidaklengkapan, ketidakjelasan, atau ketidaktepatan perintah/data dari Nasabah Pengguna.
    -> Nasabah Pengguna memiiki kesempatan untuk memeriksa kembali dan atau membatalkan data yang telah diisi pada saat konfirmasi yang dilakukan secara otomatis oleh sistem sebelum adanya tanda persetujuan.
    -> Apabila Nasabah Pengguna telah meyakini kebenaran dan kelengkapan data yang diisi, sebagai tanda persetujuan pelaksanaan transaksi maka Nasabah Pengguna wajib memasukkan kode otentikasi transaksi pada bagian yang telah disediakan pada halaman layanan transaksi Mandiri Online.
  4. Segala transaksi yang telah diperintahkan kepada Bank dan disetujui oleh Nasabah Pengguna tidak dapat dibatalkan.
  5. Setiap perintah yang telah disetujui dari Nasabah Pengguna yang tersimpan pada pusat data Bank merupakan data yang benar yang diterima sebagai bukti perintah dari Nasabah Pengguna kepada Bank Mandiri untuk melaksanakan transaksi yang dimaksud, kecuali Nasabah Pengguna dapat membuktikan sebaliknya.
  6. Nasabah Pengguna diwajibkan memberitahukan Bank dengan segera jika Nasabah Pengguna menerima data atau informasi yang tidak lengkap atau tidak tepat melalui cabang atau 14000.
  7. Bank Mandiri menerima dan menjalankan setiap perintah dari Nasabah Pengguna sebagai perintah yang sah berdasarkan penggunaan User ID, Password/PIN Login dan kode otentikasi transaksi dan untuk itu Bank tidak mempunyai kewajiban untuk meneliti atau menyelidiki keaslian maupun keabsahan atau kewenangan penggunaan User ID, Password/PIN Login dan kode otentikasi transaksi atau menilai maupun membuktikan ketepatan maupun kelengkapan perintah dimaksud, dan oleh karena itu perintah tersebut sah mengikat Nasabah Pengguna dengan sebagaimana mestinya, kecuali Nasabah Pengguna dapat membuktikan sebaliknya.
  8. Bank Mandiri berhak untuk tidak melaksanakan perintah dari Nasabah Pengguna, apabila:
    -> Saldo rekening Nasabah Pengguna di Bank tidak cukup.
    -> Bank Mandiri mengetahui atau mempunyai alasan untuk menduga bahwa penipuan atau aksi kejahatan telah atau akan dilakukan.
    -> Adanya kekurangan dalam persyaratan yang dibutuhkan oleh Bank dalam memproses perintah Nasabah Pengguna.
    -> Berdasarkan alasan dan pertimbangan lain yang semata-mata ditetapkan oleh Bank dalam rangka melindungi kepentingan pemilik rekening.
  9. Segala konsekuensi yang timbul sebagai akibat penyalahgunaan Mandiri Online merupakan tanggungjawab Nasabah sepenuhnya dan Nasabah dengan ini membebaskan Bank dari segala tuntutan yang mungkin timbul karena adanya penyalahgunaan dan kebocoran informasi User ID, Password/PIN Login dan kode otentikasi transaksi dalam bentuk apapun dan dari pihak manapun.
  10. Sebagai bukti bahwa transaksi yang diperintahkan Nasabah Pengguna telah berhasil dilakukan oleh Bank, Nasabah Pengguna akan mendapatkan bukti transaksi berupa nomor transaksi pada halaman transaksi layanan Mandiri Online dan bukti tersebut akan tersimpan di dalam menu histori transaksi.
  11. Nasabah Pengguna menyetujui dan mengakui bahwa:
    -> Dengan dilaksanakannya transaksi melalui Mandiri Online, semua perintah dan komunikasi dari Nasabah Pengguna yang diterima Bank Mandiri akan diperlakukan sebagai alat bukti yang sah meskipun tidak dibuat dokumen tertulis dan atau dikeluarkan dokumen yang ditandatangani.
    -> Bukti atas perintah dari Nasabah Pengguna kepada Bank Mandiri dan segala bentuk komunikasi antara Bank Mandiri dan Nasabah Pengguna yang dikirim secara elektronik yang tersimpan pada pusat data Bank Mandiri dan atau tersimpan dalam bentuk penyimpanan informasi dan data lainnya di Bank, baik yang berupa dokumen tertulis, catatan, tape/cartridge, print out komputer dan atau salinan, merupakan alat bukti yang sah yang tidak akan dibantah keabsahan, kebenaran atau keasliannya.
  12. Atas pertimbangannya sendiri, Bank berhak untuk mengubah limit transaksi. Perubahan tersebut mengikat Nasabah cukup dengan pemberitahuan menurut ketentuan yang berlaku.
  13. Biaya layanan Mandiri Online terdiri atas biaya internet yang ditetapkan oleh penyedia layanan jaringan/telekomunikasi untuk setiap transaksi yang dilakukan oleh Nasabah, termasuk apabila transaksi tersebut tidak berhasil dilaksanakan oleh Bank serta fee transaksi yang dikenakan oleh penyedia jasa layanan.
  14. Semua komunikasi melalui e-mail yang aman dan memenuhi standar serta dianggap sah, otentik, asli dan benar serta memberikan efek yang sama sebagaimana bila hal tersebut dilakukan secara tertulis dan atau melalui dokumen tertulis.
  15. Bank Mandiri tidak diwajibkan untuk melaksanakan setiap perintah baik yang ditandatangani maupun tidak atau menjawab pertanyaan apapun yang diterima melalui e-mail yang tidak aman. Nasabah disarankan untuk tidak mengirim informasi rahasia melalui e-mail yang tidak aman.
  16. Bank Mandiri berhak menghentikan layanan Mandiri Online untuk sementara waktu maupun untuk jangka waktu tertentu yang ditentukan oleh Bank untuk keperluan pembaharuan, pemeliharaan atau untuk tujuan lain dengan alasan apapun yang dianggap baik oleh Bank Mandiri, dan untuk itu Bank Mandiri tidak berkewajiban mempertanggungjawabkannya kepada siapapun.
  17. Nasabah Pengguna dengan ini menyatakan kesediaan untuk menerima Layanan Notifikasi SMS, Layanan Notifikasi Email, dan Layanan Notifikasi Feed, terkecuali jika Nasabah Pengguna telah meminta kepada Bank dan Bank telah menyetujui untuk menonaktifkan layanan tersebut.
  18. Nasabah Pengguna wajib menjaga keamanan informasi yang diterima melalui Layanan Notifikasi SMS, Layanan Notifikasi Email, dan atau Layanan Notifikasi Feed. Segala bentuk penyalahgunaan dan kebocoran informasi Layanan Notifikasi SMS, Layanan Notifikasi Email, dan atau Layanan Notifikasi Feed yang diterima oleh Nasabah Pengguna merupakan tanggung jawab Nasabah Pengguna. Nasabah Pengguna dengan ini membebaskan Bank dari segala tuntutan yang mungkin timbul, baik dari pihak lain maupun Nasabah Pengguna sendiri sebagai akibat penyalahgunaan dan kebocoran informasi Layanan Notifikasi SMS, Layanan Notifikasi Email, dan atau Layanan Notifikasi Feed.

 

Dengan mengetahui beberapa ketentuan penggunaan mandiri online tersebut semoga kita bisa tahu apa yang menjadi kewajiban serta hak sebagai nasabah. ketentuan ini saya baca di hp pada tanggal 15 novemver 2020 dan bisa berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kebijakan dari perusahaan bank mandiri terkait.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.