Cut lose saham adalah menjual rugi untuk menghindari kerugian yang lebih besar

Cut lose saham adalah menjual rugi untuk menghindari kerugian yang lebih besar saat harga emiten sedang bergerak menurun.

Ini merupakan sebuah pilihan keputusan yang bisa diambil oleh trader ketika harga yang diperkirakan akan naik ternyata justru melangkah jatuh.

Namun adakalanya setelah melakukan cut lose justru harganya melesat naik. Jadi perlu pertimbangan yang tepat jika memutuskan untuk mengambil langkah ini.

Selain cut lose juga ada strategi average down yaitu membeli lagi ketika market sedang turun sehingga mendapatkan harga rata-rata pembelian yang lebih rendah.

Mengenai hal ini bisa baca strategi average down dalam investasi saham

 

Contoh cut lose dalam trading saham

Misalnya Mr. A membeli saham seharga 1000 dengan pertimbangan beberapa waktu kemudian akan naik menjadi 1500, namun malang yang terjadi ternyata harganya bergerak turun ke 950.

Mr. A kemudian memprediksi bahwa harga akan semakin turun ke 800, agar tidak rugi banyak maka memutuskan untuk menjual rugi sahamnya di harga 950, dan dugaan ternyata benar bahwa harganya terus terjun ke harga 700. disini strategi cut lose nya berhasil.

cut lose

cut lose

Lain halnya ketika sudah menjual di harga 950 ternyata pergerakan harganya justru berbalik naik ke harga 1200.

Disini Mr. A mengalami kerugian dan ketinggalan kereta jika ingin membeli lagi saham tersebut dengan harga yang lebih tinggi di 1200.

Jika kejadianya begini maka strategi cut lose yang dilakukan gatot alias gagal total. Untuk pergerakan model begini akan lebih cocok jika pakai average down dengan membeli lagi ketika harga 950 sehingga keuntungan akan semakin besar. Namun itu membutuhkan modal tambahan untuk membeli lagi sahamnya.

 

Disinilah perlunya mengatur psikologi diri agar tetap tenang dan tidak panik ketika harga saham yang dibeli bergerak cepat entah itu turun atau naik.

Dengan pikiran yang tenang maka bisa melakukan analisa lebih tepat baik itu secara teknikal, fundametal, bandarmologi atau metode lainya. Dengan mengetahui lebih detail tentang saham perusahaan yang dibeli maka bisa memperkirakan pergerakan naik turun harganya dengan tepat.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.