cara menghitung volume m3 sloof dan kebutuhan pasir semen

Sloof merupakan balok beton bertulang yang posisinya tepat diatas pondasi. Fungsinya untuk menerima beban bangunan kemudian disalurkan secara merata ke pondasi.

Untuk membuat balok sloof perlu kita ketahui volumenya sehingga bisa mengadakan material pasir, semen dan besi dengan jumlah sesuai kebutuhan.

Disini kita jelaskan cara menghitung volume m3 sloof dan kebutuhan pasir semen.

secara umum langkah perhitunganya yaitu mencari tahu terlebih dulu berapa total panjang sloof yang mau dikerjakan.

Selanjutnya menghitung luas penampang sloof, kemudian dari kedua data tersebut bisa dihitung volumenya.

O.k beginilah langkah perhitunganya.

 

Menghitung total panjang sloof

Kita perlu melihat gambar denah untuk bisa menghitung berapa total panjang sloof yang mau dibuat.

denah sloof

denah sloof

Total panjang sloof =5+2,5+5+2,5+5+5+12+1,5+6+1,5+12 = 58m

Menghitung luas penampang sloof

Agar tahu bagaimana bentuk sloof beserta ukuranya maka perlu melihat gambar detailnya seperti ini

detail sloof

detail sloof

dari gambar tersebut bisa kita lihat bahwa bentuknya persegi panjang ukuran 15cm x 20cm, maka luas penampangnya yaitu 0,15m x 0,20m = 0,03 m3.

Menghitung volume m3 sloof

Tadi kita sudah berhasil menghitung panjang dan luas penampang sloof yaitu

  • panjang sloof = 58m
  • luas penampang sloof = 0,03m3

Jadi volume m3 sloof = 58m x 0,03m3 = 1,74 m3.

Melihat SNI analisa harga satuan membuat 1m3 sloof

analisanya bisa kita lihat di link Membuat 1 m3 sloof beton bertulang (200 kg besi + bekisting)

dari situ kita dapatkan data bahwa untuk membuat 1m3 sloof dibutuhkan material

  • Kayu kelas III = 0,2700 m3
  • Paku Biasa = 2,0000 kg
  • Minyak bekisting = 0,6000 Liter
  • Besi beton (polos/ulir) = 210,0000 kg
  • Kawat beton = 3,0000 kg
  • Semen portland = 336,0000 kg
  • Pasir Beton = 0,5400 m3
  • Kerikil = 0,8100 m3

Menghitung kebutuhan material sloof

jadi untuk membuat sloof dengan volume 1,74m3 membutuhkan material sebanyak

  • Kayu kelas III = 0,2700 m3 x 1,74m3 = 0,4698 m3.
  • Paku Biasa = 2,0000 kg x 1,74m3 = 3,48 m3.
  • Minyak bekisting = 0,6000 Liter x 1,74m3 = 1,044 liter
  • Besi beton (polos/ulir) = 210,0000 kg x 1,74m3 = 365,4 kg
  • Kawat beton = 3,0000 kg x 1,74m3 = 5,22 kg.
  • Semen portland = 336,0000 kg x 1,74m3 = 584,64 kg
  • Pasir Beton = 0,5400 m3 x 1,74m3 = 0,9396 m3
  • Kerikil = 0,8100 m3 x 1,74m3 = 1,4094 m3

 

Rekapitulasi kebutuhan material sloof

Dari perhitungan tersebut bisa kita simpulkan bahwa volume sloof untuk 1 rumah tersebut sebesar 1,74 m3. Dan untuk membuatnya dibutuhkan material

Material volume satuan
Kayu kelas III 0,4698 m3
Paku Biasa 3,48 kg
Minyak bekisting 1,044 liter
Besi beton (polos/ulir) 365,4 kg
Kawat beton 5,22 kg
Semen portland 584,64 kg
Pasir Beton 0,9396 m3
Kerikil 1,4094 m3

Demikian tutorial sederhana ini tentang cara menghitung volume m3 sloof beserta kebutuhan material pasir, semen, besi, dan  yang lainya semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.