Wahai HATI yang merindukan ketenangan dan kebahagiaan

Wahai HATI yang merindukan ketenangan dan kebahagiaan

Bersabarlah atas segala peristiwa duka, karena bisa jadi itulah jalan terjal tercepat menuju puncak kebahagiaan.

hati tenang dengan iman dan taqwa

hati tenang dengan iman dan taqwa

Jika ada berjuta kenikmatan yang bisa membuat HATI merasakan ketenangan,
Untuk apa membesarkan satu bencana yang menyebabkan hati menderita?

Jika ada berjuta muslim yang mendoakan agar senantiasa dalam kebahagiaan,
Untuk apa menghiraukan satu orang yang menyebabkan HATI dalam kesengsaraan?

Jika ada berjuta pintu rezeki yang membuat HATI merasakan kepuasan,
Untuk apa merisaukan para setan yang membuat orang-orang saling memperebutkan.

Bukan soal sempit atau lapang yang membuat HATI merasa senang.
Bukan soal miskin atau kaya yang membuat HATI merasa bahagia.
Bukan soal rakyat atau pejabat yang membuat HATI merasa terhormat.
Bukan soal dihina atau dipuja yang membuat HATI merasa berharga.
Bukan soal difitnah atau disanjung yang membuat HATI merasa membumbung.

Sudahkah HATI itu mampu merasakan bahagia dalam kondisi suka maupun duka?
Sudahkah HATI itu mampu merasakan ketenangan dalam kondisi sempit ataupun lapang?
Sudahkah HATI itu tetap merasa biasa saja dalam menghadapi hinaan maupun pujian?

 

isilah HATI dengan IMAN sehingga bisa merasakan ketenangan dalam kondisi suka maupun duka.
hiasilah DIRI dengan TAQWA sehingga bisa merasakan kebahagiaan dalam kondisi sempit maupun lapang.

Sudahkah berjuang keras mendidik HATI agar senantiasa tenang dan bahagia?
Sudahkah menjalankan petunjuk dari pemilik HATI agar mahir dalam menyetir hati?
Katakanlah bahwa hanya Allah yang berhak mendapatkan pujian.
Katakanlah bahwa hanya Allah yang menguasai hari pembalasan.
Katakanlah bahwa hanya kepada Allah tempat menyembah.
Katakanlah bahwa hanya kepada Allah tempat meminta pertolongan.

Menjalankan syahadat sehingga tahu diri bahwa hanya Allah yang berhak dipuja?
Memperbagus sholat sehingga diri terjaga dari segala perasaan, pikiran atau perbuatan maksiat?
Membazar zakat sehingga bisa banyak bersyukur karena sering melihat orang yang lebih menderita?
Memperbanyak puasa sehingga pandai menyetir diri serta terbiasa tenang dalam kesusahan?
Menjalankan haji sehingga terlatih menjadi manusia berkualitas yang hidupnya bermanfaat?

Segala puji bagi Allah Tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang
Wahai DZAT yang menguasai hari pembalasan,
Hanya kepadamulah HATI ini menyembah, dan hanya kepadamulah HATI ini meminta pertolongan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.