Teruslah melakukan kebaikan dengan takaran dan situasi yang pas

ini hanyalah setandan buah pisang tempatku bersandar, saya sedang duduk disampingya dengan letih setelah menebang dan membabat rumput yang tumbuh liar disekitar pohon pisang. dibelakangnya ada tembok penuh coretan anak-anak yang sengaja kubiarkan agar kreatifitasnya tersalurkan. saya percaya bahwa sesuatu yang bisa membuatku senang itu harganya jauh lebih mahal dari beragam bentuk kemewahan yang menggoda pikiran serta diperjuangkan banyak orang siang dan malam.

ahadi panen pisang

ahadi panen pisang

Setandan pisang ini terlalu kecil jika kubagikan untuk seluruh orang di dunia, hanya cukup untuk kubagikan kepada anak istri, orang tua, mertua, dan sebagian orang yang berhak, juga orang-orang yang pernah memberiku kebaikan. jika masih ada sisa maka akan saya makan dengan lahapnya. Meskipun ini hanyalah hal sederhana, namun jika sebagian besar orang melakukan seperti ini maka saya yakin seluruh orang didunia akan kenyang.

Berbicara masalah kebaikan dan pemberian, ini ada seuantai kata yang mungkin bisa di cerna oleh jiwa

Teruslah melakukan kebaikan dengan takaran dan situasi yang pas, tidak perlu berhitung imbalan. Karena setiap kebaikan sekecil apapun pasti dibayar lunas oleh Allah SWT, bayaranya tidak selalu dalam bentuk uang, terkadang dalam bentuk kemudahan, terhindar dari bencana, kesehatan, suasana yang menyenangkan, rumah tangga yang tenteram, dan bermacam kenikmatan hidup lainya. tapi berhati-hatilah karena bisa jadi imbalan kemudahan2 hidup tersebut justru merupakan bentuk murka allah karena kesalahan niat kita dalam melakukan kebaikan yang hanya mengharap kenikmatan dunia, bisa jadi kebaikan kita sudah dibayar lunas dalam bentuk kemudahan hidup di dunia sehingga kelak di akherat sudah tidak mendapatkan apa-apa.

Sebaliknya setiap kejahatan sekecil apapun pasti dibayar lunas oleh Allah swt, bayaranya bisa berbentuk kesulitan hidup, kesedihan-kesedihan, susah mendapat rezeki, musibah, sakit, dan sejenisnya. tapi tetap bersabarlah ketika mengalami kesulitan2 hidup tersebut. karena bisa jadi kesulitan2 itu sebenarnya adalah bentuk kasih sayang Allah kepada manusia, tujuanya agar dosa-dosa rontok terbalas di dunia sehingga kelak di akherat lebih banyak timbangan amal kebaikanya.

Saya sadar bahwa saya bukanlah orang baik, tapi saya berharap bisa seperti sebuah buih kebaikan yang terhampar di atas luasnya samudra kebaikan.

Saya melihat bahwa berbuat baik itu tidak bisa asal sembarangan, karena akan ada efek baik buruk dari perbuatan baik tersebut. perlu takaran yang pas, dan diberikan pada situasi yang pas agar efeknya baik.

Contohnya Tersenyum pada seseorang itu adalah kebaikan, namun tersenyum pada seseorang yang sedang kecelakaan itu bisa membuat sebuah tangan melayang ke pipi halusmu dengan cepat bagaikan sambaran halilintar.

Berbuat baik secukupnya saja

jangan terlalu banyak melakukan kebaikan dalam sesuatu hal, karena ibarat tanaman yang terlalu banyak disiram air justru akarnya akan membusuk dan tanamanya bisa hidup merana. begitu juga seseorang yang terlalu banyak diberikan kebaikan, terlalu banyak dilayani, itu bisa membuatnya menjadi manja dan bermental peminta. oleh karena perlu melihat situasi yang tepat untuk menyalurkan suatu kebaikan dengan takaran yang pas. agar perbuatan baik itu bisa memberikan efek baik.

Biarkan saja dirimu terlihat buruk jika itu untuk kebaikan

Berhentilah membangun keakuan, aku yang terlihat baik dimata orang-orang, ingatlah selalu arti kata Alhamdulillah yang artinya “segala puji hanya bagi allah”. jangan merebut segala bentuk pujian apapun yang sudah diklaim sebagai hak milik Allah. Contohnya: bisa jadi engkau akan di cap sang pemarah ketika memarahi seseorang yang sering melakukan tindakan tidak terpuji, biarkan saja engkau mendapat label pemarah asalkan marahmu bisa menjadi sebab ia sadar untuk tidak lagi melakukan perbuatan tercela yang sudah menjadi kebiasaanya.

Lebih baik naik tingkat ketaqwaanya dari pada bertambahnya kenikmatan hidupnya

Bisa saja engkau memberikan seseorang banyak uang sehingga ia bisa menggunakanya untuk bersenang-senang, tapi bisa jadi tindakanmu itu justru bagaikan memberikan tambahan tali yang bisa membuatnya terjun ke jurang neraka lebih dalam. adakalanya lebih baik engkau menahan pemberian dan melihatnya dari kejauhan dengan air mata tertahan, itu jauh lebih baik jika justru bisa membuatnya menjadi pribadi yang lebih mendekatkan diri kepada Allah, pribadi yang lebih mengerti jalan mana yang harus ditempuh agar bisa mencapai puncak kebahagiaan kehidupan, biarkan ia menangis jika tangisanya justru akan mendorong langkah kakinya untuk bersujud kepada Allah. karena percayalah bahwa ketika tingkat ketaqwaanya tinggi maka ia akan tetap tenang dan bahagia meskipun dalam kondisi suka maupun duka.

 

Begitu uniknya kehidupan, tidak selamanya kebaikan itu baik, dan tidak selamanya yang baik itu kebaikan. kita perlu menyetirnya dengan pas agar segala sesuatunya bisa berjalan dengan baik. semoga saya, kamu dan mereka termasuk sebagai orang baik yang senantiasa berada dalam cahaya kebaikan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.