Masa berlaku kartu BPJS Kesehatan

Masa berlaku kartu BPJS kesehatan itu tidak dibatasi atau bisa dibilang seumur hidup selama program jaminan kesehatan nasional ini masih berjalan. Namun ada yang namanya kartu aktif dan non aktif, hal ini dipengaruhi oleh ketepatan waktu dalam membayar iuran bulanan.

 

Bagi peserta bpjs PBI biaya iuran bulananya dibayarkan oleh pemerintah, jadi selama negara membayar maka kartu selalu dalam kondisi aktif sehingga sewaktu-waktu bisa digunakan untuk berobat. kartu BPJS PBI khusus diberikan kepada warga miskin yang kriterianya diatur dalam peraturan pemerintah.

kartu BPJS Kesehatan

kartu BPJS Kesehatan

Sedangkan bagi peserta Non-PBI dibayarkan oleh administrasi instansi pemerintah atau perusahaan tempat bekerja, atau dibayar sendiri bagi wiraswasta. Kelompok ini wajib membayar Iuran bulanan sebelum tanggal 10 setiap bulan atau paling lambat sebulan sejak tanggal sepuluh agar kartu dalam status aktif. Jika kartunya tidak aktif maka pihak BPJS Kesehatan tidak memberikan jaminan penggantian biaya layanan kesehatan, jadi harus membayar dengan biaya pribadi atau biasa disebut umum. Untuk mengaktifkan kembali bisa dilakukan dengan membayar tagihan yang menunggak. Bagi yang terlambat lebih dari setahun ada keringanan dari pemerintah dengan mewajibkan membayar hanya 12 bulan ditambah 1 bulan berjalan. Setelah membayar maka kartu langsung aktif 1×24 jam, namun apabila sebelum 45 hari digunakan untuk rawat inap maka peserta diwajibkan untuk membayar mandiri sebanyak 2,5% x total tagihan.

Macam kartu BPJS Kesehatan yang berlaku

  1. Kartu Indonesia sehat (KIS)
  2. Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
  3. Kartu Jakarta Sehat
  4. Kartu Jamkesmas
  5. Kartu asuransi kesehatan ASKES

 

Apabila kartu BPJS rusak atau hilang maka kita bisa meminta cetak ulang lagi di kantor bpjs kesehatan terdekat, untuk keperluan ini tidak dikenakan biaya tambahan.

Jadi masa berlaku kartu bpjs kesehatan itu tidak dibatasi atau bisa dikatakan seumur hidup, yang membedakan yaitu apakah kartunya berstatus aktif atau non aktif sehingga bisa mendapatkan jaminan kesehatan dari bpjs. Untuk itu kita harus memastikan agar iuran bulananya selalu terbayarkan baik itu oleh pemerintah bagi kelompok PBI, maupun oleh bagian administrasi tempat kerja atau dibayarkan secara mandiri bagi peserta BPJS Non-PBI.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.