Manusia itu Bagaikan Pohon

Manusia itu Bagaikan Pohon, Ada bermacam pohon dengan jenis buah masing2, ada pohon mangga, jambu, pepaya, dll. masing-masing pohon buahnya berbeda. Manusia juga meskipun fisiknya sama tapi hakekatnya ia berbeda, ada manusia guru yg berbuah mengajar, ada manusia tukang yang berbuah bangunan, ada manusia pengusaha yg berbuah pelayanan.

Setiap pohon akan tumbuh subur jika berada ditempat yang pas, pohon bakau akan tumbuh diair asin, sedangkan pohon rambutan akan tumbuh subur didataran tinggi.
Manusia juga memerlukan lingkungan yang pas agar bisa berkembang dan berbuah karya dengan baik.

 

Jadi kenalilah diri kita, termasuk manusia jenis apakah kita ini. cari tahu bakat diri, dilingkungan yang seperti apa kita biasa berada, dan lihat juga apa saja fasilitas hidup yang ada, lalu berbekal semua itu kira-kira buah karya apa yang bisa kita buat dan manfaat apa yang bisa disebar. ingat bahwa sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat, ya.. karena sudah bermanfaat maka ia sedikit banyak sudah mengenal diri serta berada di lingkungan yang pas.

Pohon itu setiap saat kepanasan atau kehujanan, namun jika bisa menghadapi semua itu maka ia akan terus tumbuh besar hingga akhirnya berbuah lebat. begitu juga dengan manusia yang setiap saat ditempa oleh kesusahan maupun kesenangan. hendaknya ia menjadikan semua itu sebagai pemacu diri untuk tumbuh menjadi lebih baik lagi.

Semakin tinggi sebuah pohon maka akarnya semakin besar dan lebar, akar-akar tersebut terus bekerja menyerap sari makanan meskipun tidak kelihatan, ia juga menjaga pohon agar tetap berdiri kokoh. begitu juga manusia yang sudah mendapatkan kebesaranya hendaknya ia memperbesar tangan-tangan tersembunyi yang siap bekerja secara diam-diam, bisa berupa diri yang senantiasa berdzikir, atau bantuan dari orang lain yang secara diam-diam mendoakan.

Pohon sebagai perumpamaan bagi manusia

Pohon sebagai perumpamaan bagi manusia

Angin kencang juga menerpa pohon yang telah tinggi menjulang, namun karena akarnya sudah kuat maka ia mampu bertahan. begitu juga dengan manusia yang telah menduduki tempat tinggi,ia akan ditempa berbagai masalah dan ujian, namun jika pondasinya sudah kuat maka ia tidak akan goyah. pondasi keimanan, ilmu, tingkah laku, dll..

Ketika pohon berbuah lebat yang bisa dimanfaatkan maka akan ada saja orang yang menjaganya, menyiraminya, memberi pupuk dan melindunginya dari hama. begitu juga manusia yang hidupnya bermanfaat, akan ada banyak yang menjaganya agar senantiasa dalam keselematan.

 

Masih banyak lagi perumpaan lainya, kita bisa membacanya lebih jauh, agar kita bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Allah Tuhan yang maha mengetahui rahasia kehidupan juga menginformasikan dalam alquran tentang adanya perumpamaan pada pohon.

أَلَم تَرَ كَيفَ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصلُها ثابِتٌ وَفَرعُها فِى السَّماءِ
(24) Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya (menjulang) ke langit,
تُؤتى أُكُلَها كُلَّ حينٍ بِإِذنِ رَبِّها ۗ وَيَضرِبُ اللَّهُ الأَمثالَ لِلنّاسِ لَعَلَّهُم يَتَذَكَّرونَ
(25) (pohon) itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan seizin Tuhannya. Dan Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia agar mereka selalu ingat.
QS Ibrahim 24-25

Karena manusia itu bagaikan pohon maka kita akan bisa menjadi orang yang lebih baik lagi jika mau berguru pada pepohonan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.