Jangan Menuhankan Perusahaan Tempat Bekerja

Jangan menuhankan perusahaan tempat bekerja karena Tuhan kita yang sesungguhnya adalah Allah yang maha menentukan susah senang kehidupan seseorang. tidak ada yang salah dengan bekerja di sebuah perusahaan, karena bekerja untuk mencari rezeki itu juga merupakan suatu kewajiban. yang salah itu ketika adanya pola pikir yang menuhankan perusahaan. tidak benar kalau seakan-akan hidup matinya karyawan, susah senangnya karyawan tergantung perusahaan.

Banyak diantara manusia terjebak pola pikir bahwa seakan-akan perusahaan itulah yang menjamin bahagianya kehidupan, seakan-akan kalau tidak bekerja di perusahaan itu maka hidup akan belangsat. pola pikir tersebut terbentuk karena rutinitas sehari-hari dalam bekerja di perusahaan, juga secara langsung melihat bahwa setiap bulan mendapatkan uang gajian dari perusahaan yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, tujuan bekerja bergeser dari yang seharusnya diniatkan untuk ibadah namun hanya bertujuan untuk mendapat uang, diri berada dalam kurungan sangkar rasa takut kepada atasan sehingga terpaksa melaksanakan berbagai aturan meskipun itu keluar dalam konteks kebaikan, harapanya agar bisa tetap bekerja di perusahaan tersebut sehingga hidup terjamin. ini tidaklah benar.

 

Menuhankan perusahaan itu sudah keluar dari koridor jalan lurus yaitu perusahaan seyogyanya hanyalah sebagai alat atau tempat bagi kita untuk memudahkan dalam berkarya atau beribadah kepada Tuhan yang sebenarnya yaitu Allah yang maha mengatur kehidupan. seandainya Allah tidak mengehendaki seseorang hidup bahagia dengan penghasilan dari sebuah perusahaan, maka nikmat itu bisa dengan mudah dihilangkan.

mengenai keadaan ini, Allah setiap hari mengingatkan manusia dengan mewajibkan sholat lima waktu yang didalamnya ada perintah membaca surat Al Fatihah khususnya ayat ke 5 dan ke 6 yang artinya seperti ini.

 

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ {5}
Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan (5)

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ {6}
Tunjukilah kami jalan yang lurus (6)
(Al fatihah ayat 5-6)

 

Jadi Perusahaan itu hanyalah tempat untuk memudahkan kita berkarya dan beribadah, sedangkan yang bisa menentukan susah senang hidup kita adalah Allah. pola pikir ini justru akan meningkatkan produktifitas dan kinerja sebagai karyawan perusahaan, karena niat bekerjanya sudah benar, merasa diawasi Allah dalam bekerja, bersemangat kerja karena niatnya untuk ibadah kepada Allah, dan tidak terlalu merisaukan uang gajian karena kalau setiap berbuat baik pasti akan diberikan balasan oleh Allah. dengan begini maka karyawan dan perusahaan bisa sama-sama meraih kemajuan.

ahadi makan roti

ahadi makan roti

Semoga kita semua bisa berada dalam puncak kemajuan dengan meniti jalan yang masih dalam koridor kelurusan. Sekilas Info: rotinya enak, trimakasih 🙂

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.