Belum Punya Kartu BPJS Kesehatan? Begini Caranya Agar Punya!

Belum punya kartu BPJS Kesehatan? begini caranya agar punya! sebelumnya kita perlu melihat diri kita terlebih dahulu  apakah masuk kedalam kelompok yang kesulitan ekonomi dan tidak dalam bekerja di sebuah perusahaan sehingga berhak mendapatkan BPJS gratis dari pemerintah, ataukah kita termasuk pengusaha dengan penghasilan cukup sehingga bisa mendaftar BPJS peserta mandiri dengan biaya buanan dibayarkan dengan uang sendiri, atau kita dalam status sebagai pekerja perusahaan yang berhak mendapatkan fasilitas untuk didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan, berikut penjelasanya.

 

Mengajukan sebagai peserta BPJS Kesehatan PBI (Penerima Bantuan Iuran)

Jika kita dalam status kesulitan ekonomi yang masuk kedalam kriteria warga tidak mampu menurut pemerintah, maka bisa meminta surat keterangan tidak mampu dari kelurahan, lalu dibawa ke kecamatan untuk melakukan pendaftaran sebagai peserta BPJS PBI. disini kita tidak perlu memikirkan pembayaran iuran bulanan BPJS, karena sudah dibayarkan oleh pemerintan negara indonesia.

BPJS Kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

Mendaftar BPJS Kesehatan dengan Biaya Mandiri

Ini berlaku bagi para pengusaha atau wiraswasta yang punya cukup penghasilan, kita bisa mendaftar secara mandiri di kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat untuk menjadi peserta BPJS biaya mandiri, ada pilihan kelas 1,2,3 dengan besaran angsuran bulanan berbeda, setelah mendaftar lalu bisa melakukan pembayaran ke rekening virtual account Bank yang diberikan, 14 hari kemudian bisa melakukan cetak kartu BPJS dan sudah bisa dipakai untuk mengakses layanan kesehatan dengan biaya pengobatan di tanggung oleh BPJS Kesehatan.

Meminta kepada Administrasi Perusahaan agar diikutsertakan BPJS Kesehatan

Ini khusus bagi yang berstatus karyawan atau pekerja di perusahaan entah itu pabrik, kontraktor swasta/BUMN, perbankan, dan sejenisnya. Perlu diketahui bahwa berdasarkan UU nomor 24 tahun 2011 tentang BPJS dan Peraturan Pemerintah (PP) No 86 tahun 2013 menyebutkan bahwa setiap badan usaha di indonesia diwajibkan mengikutsertakan pekerjanya kedalam program BPJS Kesehatan maupun ketenagakerjaan, bagi perusahaan yang melanggar bisa dikenakan sanksi seperti dicabut izin usahanya, tidak boleh ikut tender proyek pemerintah, atau tidak bisa mengurus administrasi kependudukan seperti KTP, Paspot, SIM. melihat peraturan tersebut maka sebagai pekerja atau perusahaan punya hak untuk didaftarkan sebagai peserta BPJS dan dibayarkan iuran bulananya.

 

Begitulah ketiga alternatif yang bisa ditempuh agar kita bisa punya kartu BPJS kesehatan, silahkan dipilih menyesuaikan kondisi masing-masing apakah tergolong sebagai warga yang tidak mampu, wiraswasta mandiri, atau karyawan perusahaan. semoga lekas mendapatkan kartu BPJS, namun semoga tidak pernah menggunakan kartu tersebut alisa senantiasa dalam kesehatan 🙂

2 Comments

  1. damuri 13 Januari 2019
    • ahadi 16 Februari 2019

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.