Aku Bersaksi Bahwa Tidak Ada Tuhan Selain Allah

Sebagai umat islam setiap hari kita mengucapkan dua kalimat syahadat, terutama saat duduk dalam rangkaian kegiatan sholat wajib 5 waktu sehari serta berbagai macam sholat sunah. disitu kita memperbaharui kembali kesaksian serta keyakinan tentang aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, juga kesaksian tentang aku bersaksi bahwa Muhammad adalah rasul utusan Allah, kesaksian tersebut diucapkan dengan bahasa arab yang berbunyi أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّه dibaca dalam huruf latin Asyhadu an La Ilaha Illa Allah.

 

Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah

Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah

Arti kata bersaksi

Kata menyaksikan jika diterjemahkan kedalam bahasa arab berarti  الشهادة dibaca asy-syahādah. Dalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI), arti kata bersaksi adalah menyatakan atau mengakui dengan seungguh-sungguhnya. sedangkan arti kata menyaksikan adalah melihat untuk membuktikan, melihat dengan sesungguhnya, mengetahui (menghadiri) selaku saksi, atau menyatakan kebenaran.

Aku Bersaksi Bahwa Tidak Ada Tuhan Selain Allah

Yang dimaksud menyaksikan disini meskipun kalimatnya pendek namun artinya sangat luas, karena diikuti dengan keyakinan hati serta diwujudkan dengan perbuatan sehingga menjadi dasar dalam setiap langkah dalam sendi-sendi kehidupan. Yaitu mengakui dengan sesungguhnya bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang berhak di sembah dan menjadi tujuan dari segala amal ibadah serta aktifitas sehari-hari.

Apakah bersaksi itu harus melihat Allah dengan kedua bola mata di kepala?

Yang dimaksud menyaksikan disini bukan hanya sebatas melihat, itu terlalu kecil sedangkan Allah itu maha besar. namun kita bisa mengakui kebenaran adanya Allah dengan menggunakan berbagai macam panca indera entah itu mata, telinga, hidung, rasa, pikir serta yang lainya. berikut beberapa contoh menyaksikan bahwa Allah adalah Tuhan yang benar-benar ada.

Contoh 1. Dengan melihat dan memikirkan tentang alam semesta seisinya

Alam semseta ini begitu rumit dan indah, bermacam jenis suara dari yang merdu sampai berisik ada didalamnya. alam berjalan dengan keteraturan sehingga kehidupan bisa berlangsung didalamnya. Pasti semua itu ada yang menciptakan, mengatur dan menjaganya, dan yang menciptakan alam semesta ini pastilah dzat yang maha segalanya yaitu Allah.

Contoh 2. Dengan membaca firman Allah berupa kitab Alquran

Di dalam Alquran ada berbagai macam cerita kaum terdahulu, petunjuk kehidupan serta penjelasan tentang alam semesta. dengan keajaiban serta kerumitan isi dari Alquran yang seringkali mendahului pengetahuan teknologi manusia, maka tidaklah mungkin kalau Alquran itu dikarang oleh manusia, pastilah Alquran itu benar-benar firman Tuhan yang telah menciptakan alama semesta, Tuhan yang paling tahu tentang ciptaanya yaitu Allah.

Contoh 3. Dengan mengiyakan berita yang sudah disampaikan oleh Nabi Muhammad

Kita setuju dan mengiyakan kabar dari Muhammad SAW tentang keberadaan Allah satu-satunya Tuhan. Pola pikirnya begini, seringkali kita meyakini suatu berita apabila yang menyampaikan itu orang, instansi, atau media terpercaya. Kita yakin seratus persen bahwa apa yang disampaikan merupakan kabar benar. Sedangkan Muhammad adalah seorang manusia yang bersifat jujur serta dapat dipercaya, buktinya bisa dilihat dari peradaban islam yang dibawanya, berbagai macam penghargaan dari berbagai pihak juga diberikan kepada Nabi Muhammad sebagai manusia sepanjang sejarah terbaik yang pernah ada. Beliau di utus oleh Allah ke dunia untuk menyampaikan berita kepada seluruh manusia, termasuk kabar bahwa Tuhanya manusia adalah Allah.

 

Begitulah penjelasan mengenai makna kalimat syadat pertama yang dalam bahasa indonesia diterjemahkan sebagai “aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah”. sebuah kalimat yang apabila kita terapkan dalam setiap langkah hidup maka akan memperoleh kebahagiaan, kesuksesan serta ketenangan hidup di dunia maupun akherat.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.